Agen Bola BandarQ BandarQ Agen Bola BandarQ Online | Bandar Domino 99 | Domino Qiu Qiu | Domino Online Bandar Domino, Poker Online, Domino QQ, Domino Online Poker Online Terpercaya | Judi Domino Online Uang Asli | Situs Agen Bandar Sakong TahunQQ Agen Poker Domino99 AduQ BandarQ Online Terbaik Cara Daftar Sbobet domino qq online  main domino qq online agen casino online agen domino qq agen capsa online bandar sakong online AFAPOKER RGOBET Texaspoker Wigobet
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Agen Togel Online
Agen Poker Online

Boateng Tak Mengerti Alasan Yaya Toure Membenci Guardiola

by admin | Posted on Friday, June 8th, 2018
Bek Bayern Munchen, Jerome Boateng tidak memahami alasan Yaya Toure mengkritik Pep Guardiola terkait rasisme. Boateng mengaku tidak pernah memiliki masalah selama dilatih Guardiola.

Pada beberapa hari terakhir, Yaya Toure memang terus menyerang Guardiola dengan menuduhnya sebagai pelatih yang bertindak rasial terhadap pemain-pemain berdarah Afrika.

Pemain berdarah Pantai Gading ini bahkan menuding Guardiola iri dengan kemampuannya bersepak bola, yang berujung pada nasib Yaya Toure di bangku cadangan.

Namun Boateng merasa tudingan Yaya Toure itu tidak beralasan. Baginya, Guardiola adalah sosok yang super. 

Menolak Berpendapat

Menolak Berpendapat

Boateng akhirnya menolak berpendapat karena baginya dia tidak memilki kapasitas untuk menanggapi hal tersebut.

“Saya tidak bisa mengatakan opini saya. Saya belum pernah memiliki masalah dengan dia,” ujar Boateng dikutip dari fourfourtwo.

“Sebaliknya, saya melihat dia sebagai pelath super dan karena itulah hal ini (kritik Toure) bagi saya sulit dimengerti.”

2 dari 2

Pengalaman Boateng

Pengalaman Boateng

Pernyataan Boateng tersebut tentunya menjadi pukulan telak bagi Yaya Toure. Sebab Boateng sendiri adalah campuran Jerman-Ghana. Ibunya Jerman, Ayahnya berasal dari Ghana.

Boateng memang memilih Jerman sebagai negaranya, tapi itu bukan bererti darah Afrika hilang dari nadinya.

Karenanya, jika Guardiola memang bersikap rasial, seharusnya hal yang sama juga dialami Boateng. Tetapi kesaksian Boateng mengatakan sebaliknya.

Tags